9. Keamanan Jaringan - Memahami Tata Cara Pengujian Keamanan Jaringan Host dan Server
Ø Prosedur dan cara pengujian keamanan jaringan host dan server
Dalam rangka mengamankan host atau client dari serangan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, terlebih dahulu kita perlu mengenal berbagai macam serangan yang terjadi pada host kita.
Serangan dapat didefinisikan sebagai penyerangan terhadap keamanan sistem oleh ancaman berkecerdasan atau aksi dengan metode dan teknik tertentu guna mengecoh sistem keamanan dan melanggar kebijakan keamanan sistem. Serangan yang terjadi secara garis besar dapat dikategorikan menjadi dua.
1. Active
Serangan jenis ini merupakan serangan dengan metode penyerangan secara langsung pada target komputer, pada umumnya berupa serangan terhadap ketersediaan dan layanan komputer server sehingga dapat berdampak pada integritas dan keaslian informasi pada sistem.
2. Pasive Serangan jenis ini dilancarkan dengan tanpa mengganggu kondisi sistem.
3. Metode yang dilakukan adalah dengan memantau lalu lintas paketdata yang ada kemudian dilakukan analisis berdasarkan frekuensi lalu lintas paket data tersebut.
Ditinjau dari sisi organisasi, serangan dapat juga dikategorikan menjadi dua, yaitu serangan dari pihak luar dan serangan dari pihak dalam.
- Serangan dari pihak luar adalah serangan yang berasal dari luar organisasi, pihak yang tidak memiliki hak akses mencoba untuk melanggar kebijakan keamanan.
- Serangan dari pihak dalam merupakan serangan yang dilancarkan oleh pihak dalam organisasi yaitu orang yang memiliki wewenang atau hak akses namun disalahgunakan atau seseorang yang mencoba menaikkan tingkat hak aksesnya
Setelah kita mengetahui berbagai macam serangan jaringan yang terjadi pada host, sekarang pengujian keamanan jaringan host. Pengujian dilakukan untuk mengetahui masing-masing kemungkinan kelemahan pada komponen sistem yang diteliti. Metode pengujian dipakai adalah Graybox testing . Grey Box Testing adalah sebuah metodologi kombinasi dari Black Box dan White Box Testing, menguji software berdasarkan spesifikasi tetapi menggunakan cara kerja dari dalam. Grey Box dapat di gunakan dengan baik dalam software testing. dikenal juga dengan internal testing yaitu pengujian dengan asumsi serangan datang dari lingkungan network lokal. Pertimbangan akan kelebihan dan kekurangan dari komponen keamanan system,digunakan sebagai dasar penyusunan usulan kebijakan keamanan.
Ø Proses pengujian
Proses pengujian yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Memastikan koneksi Host atau Client dengan DHCP,DNS File Sharing dan Printer Sharing dapat bekerja dengan baik.
2. Memastikan host tersebut memiliki antivirus yang baik untuk membentengi host tersebut dari serangan dari luar.
3. Memastikan firewall yang bekerja pada host tersebut berfungsi sebagaimana mestinya.
Prosedur dan Cara Pengujian Keamanan Server
Walaupun secara fisik hardware telah dipasang (komputer dan NIC, pengkabelan, konektor, dan HUB, dll), tapi jaringan komputer belum dapat difungsikan. Karena setiap device yang dipasang butuh driver yang harus diinstal dan perlu dikonfigurasikan terlebih dahulu. Selanjutnya akan dilakukan pengujian apakah komputer telah terhubung dengan benar, dan bisa berhubungan dengan Server jaringan lokal (LAN).
Langkah-langkahnya adalah :
1) Konfigurasi network internet card
2) Pemasangan kabel
3) Pengaktifan switch
4) Memberikan IP Address
5) Mengidentifikasi komputer didalam jaringan
6) Menguji konektifitas jaringan komputer
7) Mengaktifkan firewall dan memberikan keamanan
Fungsi utama dari firewall adalah untuk memusatkan akses control antara jaringan terpercaya dan jaringan tidak terpercaya.Firewall memiliki fungsi keamanan berikut:
1. Melakukan pemblokiran terhadap lalul intas jaringan yang tidak diinginkan.
2. Mengarahkan lalu lintas yang masuk pada sistem internal yang lebih dapat dipercaya.
3. Menyembunyikan sistem yang rentan, yang tidak mudah diamankan dari internet
.4. Membuat log lalu lintas dari dan menuju jaringan pribadi.
5. Dapat memberikan sistem autentikasi yang kuat.
Ø Implementasi Firewall di Host
Personal Firewall didesain untuk melindungi komputer terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Implementasinya dengan menambahkan beberapa fitur pengaman tambahan seperti proteksi terhadap virus, anti spyware, anti spam.
Ø Implementasi Firewall di Server
Network Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan yang umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yaitu sebuah perangkat terdeteksi atau sebagai perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server. Implementasinya dengan menggunakan Microsoft Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco Pix, Cisco ASA.
Ø Tata Cara Pengamanan Peralatan Jaringan
A. IDS (Intrusion Detection System)
Menguasai lalu lintas jarigan terhadap tindakan yang mencurigakan pada suatu host atau jaringan, dimanadata dicek terlebih dahulu dan apakah data tersebut merupakan ancaman atau tidak .
B. IPS (Intrution Protection System)
Mendeteksi dan melindungi sistem baik dalam maupun luar jaringan , dimana IPS akan memerintahkan firewall untuk segera memblokir koneksi yang berupa serangan sebelum masuk ke jaringan.
Ø Prosedur dan Cara Pengujian Keamanan Fisik Jaringan
Dengan memberikan keamanan seperti memilih power supply yang baik dan memory yang cukup maka kinerja hard ware dapat berjalan dengan lancar , jaringan terbebas dari kendala pada hardware. Hal tersebut berpengaruh pada kelancaran kinerja jaringan pada komputer server maupun client .
Ø Prosedur dan Cara Pengujian Keamanan Logic Jaringan
Dengan perangkat yang digunakan seperti Sistem Operasi Firewall, Anti Virus, dan Software Maintenance. Dengan software tersebut kita dapat melindungi komputer dari Malware atau software yang bersifat merusak seperti virus, dan konflik port pada komputer kita.
Simpulan
- Pengujian keaman jaringan berfungsi untuk mengecek apakah ada celah atau tidak bagaimana host dan server itu bekerja
- Fitur –fitur keamanan yangditerapkan tetap memilikicelah keamanan yang dapat ditemukan dikemudian hari, sehingga perlu adanya kombinasi penggunaan fitur keamanan guna meningkatkan kualitas keamanan sistem.
- Keamanan merupakan proses yang berkelanjutan dan bukan merupakan produk jadi, menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan informasi.

Komentar
Posting Komentar